Jauharul Lutfi Pimpin IKA PMII Pasuruan, Bidik Koneksi Alumni Lintas Angkatan
Pasuruan - Jauharul Lutfi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA-PMII) Pasuruan melalui musyawarah mufakat pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Setelah terpilih, ia memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan koneksi alumni lintas angkatan agar seluruh alumni dapat terlibat dalam kegiatan organisasi.
Musyawarah berlangsung di HEG’s Coffee and Roastery, RM Budja, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Pasuruan. Forum dipimpin Ketua Pengurus Wilayah IKA-PMII Jawa Timur, H Thoriqul Haq, dan diikuti empat calon ketua yang sebelumnya telah ditetapkan.
Keempat calon tersebut adalah Jauharul Lutfi, M Subadar, Abdur Rohman, dan Saad Muafi. Mereka mencapai kesepakatan untuk memberikan mandat kepemimpinan kepada Jauharul melalui musyawarah mufakat.
Konsolidasi untuk Menghubungkan Alumni
Jauharul mengatakan, langkah awal setelah terpilih adalah melakukan konsolidasi dan menyempurnakan susunan kepengurusan bersama tim formatur.
Ia ingin membangun komunikasi yang terbuka agar alumni dari berbagai angkatan dapat saling terhubung dan berpartisipasi.
“Setelah ini kami akan segera melakukan konsolidasi dan menyempurnakan struktur kepengurusan bersama tim formatur. Kami ingin memastikan kepengurusan yang terbentuk mampu membuka ruang komunikasi yang terbuka dan efektif, sehingga semua alumni lintas angkatan bisa saling terkoneksi dan terlibat dengan prinsip Leave No One Behind,” kata Cak Lut.
Menurut Jauharul, konsolidasi menjadi kebutuhan penting karena jumlah dan kapasitas alumni PMII di Pasuruan Raya terus berkembang.
Latar belakang mereka beragam, mulai dari bidang akademik dan profesi hingga ruang pengabdian di masyarakat.
Wakil Ketua LPNU PCNU Bangil itu menegaskan, IKA-PMII harus menjadi wadah inklusif bagi semua alumni. Perbedaan profesi maupun tempat pengabdian, menurutnya, tidak boleh menjadi penghalang untuk terlibat dalam organisasi.
“Tidak boleh ada sekat. Baik yang menjadi politisi di parlemen, maupun yang mengabdi sebagai pengasuh Madin dan TPQ di desa-desa. Semua punya hak yang sama untuk merasa memiliki dan mendapatkan manfaat dari IKA-PMII,” tegasnya.
Empat Calon Sepakat dalam Musyawarah Mufakat
Proses pemilihan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Jauharul menyebut para calon memiliki komitmen bersama untuk memajukan organisasi sehingga musyawarah berjalan lancar tanpa perdebatan berarti.
“Alhamdulillah, musyawarahnya berjalan sangat lancar, nyaris tanpa perdebatan,” ungkap mantan Koordinator Komunitas GUSDURian Pasuruan (KGSKR) tersebut.
Ketua PW IKA-PMII Jawa Timur, H Thoriqul Haq, yang memfasilitasi jalannya musyawarah, mendorong kepengurusan baru segera bergerak setelah penetapan ketua.
Ia menilai potensi alumni PMII di Pasuruan Raya dapat memberikan kontribusi lebih besar jika dikelola melalui konsolidasi yang baik.
“Potensi alumni PMII di Pasuruan Raya ini besar. Jika dikonsolidasikan dengan baik, peran alumni untuk ikut mendorong pembangunan di Kota dan Kabupaten Pasuruan akan jauh lebih terasa dan berkelanjutan,” pesannya.
Tim Formatur Susun Kepengurusan
Selain menetapkan ketua, musyawarah juga menyepakati susunan tim formatur. Abdur Rohman ditetapkan sebagai wakil ketua, M Subadar sebagai sekretaris, dan Saad Muafi sebagai bendahara.
Keempatnya bersama H Thoriqul Haq akan merampungkan susunan kepengurusan PC IKA-PMII Pasuruan. Penyelesaian struktur menjadi langkah lanjutan untuk menindaklanjuti hasil musyawarah dan memulai konsolidasi organisasi.
Sebelumnya, penetapan empat calon ketua dilakukan pada Minggu, 11 Oktober 2026, di Stapa Center, Bangil. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) IKA-PMII se-Pasuruan Raya. (*)
Komentar