OPD hingga Kelurahan di Blitar Belajar AI untuk Tingkatkan Kualitas Informasi Publik
Kota Blitar, sapajatim - Puluhan peserta dari organisasi perangkat daerah (OPD), kelurahan, dan kecamatan di Kota Blitar mengikuti workshop pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk penyebarluasan informasi publik. Kegiatan yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Blitar tersebut mencakup pengenalan AI hingga praktik menyusun prompt agar teknologi dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan komunikasi pemerintahan.
Workshop bertajuk orkestrasi komunikasi pembangunan menuju kota masa depan itu berlangsung di Ruang Majapahit, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar, Rabu 14 Oktober 2026.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfotik Kota Blitar, Dian Rahmawati, mengatakan perkembangan teknologi mendorong perangkat daerah untuk terus beradaptasi. Menurutnya, pemanfaatan AI secara tepat dapat membantu mempermudah pekerjaan sekaligus meningkatkan kualitas informasi dan layanan publik.
“Pentingnya kita semua harus mengikuti perkembangan zaman yang tidak menggunakan model lama, karena AI memberikan kemudahan dan berbagai macam fitur atau pilihan model bisa menggunakan teknologi AI,” kata Dian.
Dorong Komunikasi Pembangunan Lebih Kreatif
Melalui workshop tersebut, Diskominfotik mendorong perangkat daerah memanfaatkan AI untuk mengembangkan penyampaian informasi yang lebih kreatif, efektif, dan mampu menjangkau masyarakat.
Dian menjelaskan, publikasi pemerintah tidak seharusnya hanya berfokus pada kegiatan seremonial. Informasi yang disampaikan juga perlu mengangkat proses pelaksanaan program, capaian pembangunan, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami berbagai upaya pembangunan daerah, bukan sekadar mengetahui kegiatan yang diselenggarakan pemerintah.
Peserta Praktik Menyusun Prompt AI
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi dari narasumber yang memiliki latar belakang di bidang AI, rekayasa prompt visual, serta industri kreatif dan media.
Narasumber yang dihadirkan antara lain co-founder Aigensee, visual prompt engineer Postplay Indonesia, pengawas di Gerakan Kreatif Nasional, serta pendiri Good News From Indonesia.
Puluhan peserta dari OPD, kelurahan, dan kecamatan mengikuti materi pengenalan AI hingga praktik penggunaannya. Salah satu materi yang diberikan adalah penyusunan prompt, yakni instruksi yang dimasukkan ke dalam sistem AI untuk menghasilkan keluaran sesuai kebutuhan.
Melalui pembekalan tersebut, perangkat daerah diharapkan semakin memahami cara memanfaatkan teknologi AI dalam mendukung pekerjaan komunikasi dan penyebarluasan informasi publik.
Pemanfaatan AI di lingkungan pemerintahan Kota Blitar pun diarahkan untuk mendukung penyampaian informasi pembangunan yang lebih efektif, dengan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat sebagai penerima informasi. (*)
Komentar