SAPAJATIM
NEWS

Kepemimpinan Perempuan Tak Selalu soal Jabatan, Bisa Dimulai dari Lingkungan Terdekat

sapajatim · 15 Oktober 2026 12:06 WIB
Kepemimpinan Perempuan Tak Selalu soal Jabatan, Bisa Dimulai dari Lingkungan Terdekat
Ketua Dekranasda Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, dalam Seminar Women Leadership di Pendopo Delta Wibawa, Rabu, 14 Oktober 2026.

Sidoarjo, sapajatim - Kepemimpinan perempuan tidak hanya berkaitan dengan jabatan atau posisi formal. 

Kemampuan mengenali potensi diri, bekerja sama, dan membuka kesempatan bagi orang lain untuk berkembang menjadi pesan yang disoroti Ketua Dekranasda Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, dalam Seminar Women Leadership di Pendopo Delta Wibawa, Rabu, 14 Oktober 2026.

“Menjadi perempuan hebat bukan berarti melakukan semuanya seorang diri, tetapi mampu mengenali potensi diri, terus belajar, bekerja sama, dan tidak ragu memberi kesempatan kepada perempuan lainnya untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Sriatun dalam seminar yang digelar Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Sidoarjo tersebut.

Seminar bertema Perempuan dalam Kepemimpinan: Good Leadership, Good Attitude itu mengangkat kepemimpinan perempuan di berbagai bidang, mulai dari keluarga, organisasi, pendidikan, pemerintahan, hingga ekonomi dan kewirausahaan.

Kepemimpinan di Luar Jabatan Formal

Sriatun menekankan bahwa kepemimpinan juga terlihat dari ketangguhan menghadapi tantangan, komitmen membawa perubahan positif, dan kemampuan menginspirasi orang-orang di sekitar.

Ia mendorong perempuan terus membangun kepercayaan diri, meningkatkan kapasitas, serta mengembangkan inovasi. 

Menurutnya, upaya tersebut perlu disertai kemauan untuk saling mendukung dan memberi ruang bagi perempuan lain agar ikut berkembang.

Pesan itu menempatkan kerja sama sebagai salah satu bagian penting dalam kepemimpinan. Perempuan tidak harus mengerjakan semuanya sendiri, tetapi dapat mengenali kemampuan yang dimiliki dan membangun kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama.

Dari Lingkungan Terdekat ke Ruang Pengambilan Keputusan

Pembahasan kepemimpinan dalam seminar tersebut juga menyentuh keterlibatan perempuan dalam urusan publik. Sriatun berharap semakin banyak perempuan mengambil bagian di lembaga legislatif, termasuk dalam pembahasan persoalan kekerasan terhadap perempuan.

Harapan tersebut menunjukkan bahwa partisipasi perempuan tidak hanya dibicarakan dalam konteks pengembangan diri, tetapi juga dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan persoalan masyarakat.

Sementara itu, Ketua IWAPI Kabupaten Sidoarjo, Shofiyah, menekankan pentingnya perempuan yang adaptif dan berdaya saing. 

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong kolaborasi yang mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo.

“Perempuan harus adaptif dan berdaya saing. Melalui sinergi ini, diharapkan lahir kolaborasi nyata untuk UMKM Sidoarjo,” ujar Shofiyah. (*)

Pewarta: Zulfa Fatin
Editor: sapajatim

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - NEWS