Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY Belajar Praktik Humas Pemerintah di Kominfo Jatim
Surabaya, sapajatim - Sebanyak 140 mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) belajar langsung mengenai praktik kehumasan pemerintah di Dinas Kominfo Jawa Timur. Dalam Kuliah Kerja Lapangan (KKL) tersebut, mahasiswa mempelajari strategi komunikasi, pengelolaan isu, produksi konten, media digital hingga penanganan krisis.
Kegiatan berlangsung di Dinas Kominfo Jatim, Rabu 7 Oktober 2026. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana teori komunikasi yang diperoleh di bangku perkuliahan diterapkan dalam lingkungan pemerintahan.
Ketua Tim Kerja Jaringan Infrastruktur TIK Dinas Kominfo Jatim, Dendy Eka Puspawardi, yang mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim, mengatakan kegiatan tersebut membantu mahasiswa memahami penerapan ilmu komunikasi secara langsung.
“Para mahasiswa ini bisa mengetahui seperti apa sih ilmu komunikasinya, seberapa jauh dari teori yang didapatkan di perkuliahan bisa diterapkan atau dipraktikkan, dalam hal ini di Dinas Kominfo,” ujar Dendy.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga mendapat pemahaman mengenai perkembangan fungsi kehumasan di tengah perubahan lingkungan komunikasi digital.
Pranata Humas Ahli Pertama Dinas Kominfo Jatim, Dili Istimora Eyato, menjelaskan bahwa pekerjaan kehumasan saat ini tidak terlepas dari perkembangan teknologi digital. Karena itu, kemampuan merencanakan komunikasi, mengelola isu hingga merespons krisis dengan cepat menjadi semakin penting.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) juga menjadi salah satu hal yang perlu dipahami oleh calon praktisi komunikasi. Menurut Dili, teknologi tersebut harus digunakan secara bijak dalam menjalankan tugas kehumasan.
“Dan penting bagi para mahasiswa untuk memahami bahwa humas bertugas melaksanakan komunikasi publik demi transparansi penyelenggaraan pemerintahan dan menjaga citra serta reputasi instansi secara profesional,” jelasnya.
Dosen Departemen Ilmu Komunikasi UNY, Nur Lailly Tri Wulansari, mengatakan kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai penerapan teori komunikasi dalam praktik pemerintahan.
Ia juga mendorong mahasiswa menggali lebih jauh mengenai peran Pranata Humas sebagai komunikator pemerintah.
“Bagaimana kinerja Pranata Humas, bagaimana PR-nya atau Pranata Humas-nya Dinas Kominfo Jatim dalam hal ini sebagai komunikatornya Jatim, itu mengomunikasikan pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada seluruh masyarakat Jawa Timur melalui program-program seperti apa, strategic planning yang disusun seperti apa mungkin bisa dibagikan kepada teman-teman,” tuturnya.
Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut memberikan gambaran mengenai pekerjaan humas yang tidak hanya berkaitan dengan produksi informasi, tetapi juga membutuhkan kemampuan mengelola komunikasi publik.
Salah satu peserta KKL, Maulana Hidayat, mengaku memperoleh wawasan baru setelah mengikuti pemaparan di Dinas Kominfo Jatim. Ia menilai materi yang diberikan memperluas pemahamannya mengenai tugas dan produk kehumasan pemerintah.
“Dengan saya mengikuti KKL ini di Kominfo Jatim saya mendapatkan insight baru dan mungkin karir saya akan lebih semakin yakin terhadap dunia humas,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut diikuti 140 mahasiswa dan lima dosen pendamping dari Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNY. KKL digelar untuk memperdalam pengetahuan mahasiswa mengenai strategi dan manajemen kehumasan dalam penerapan kebijakan pemerintah.
Melalui pengalaman langsung tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga melihat bagaimana komunikasi publik dijalankan dalam lingkungan pemerintahan, termasuk menghadapi perkembangan media digital dan teknologi AI. (*).
Komentar