Madura United Baru Empat Kali Offside dalam Delapan Laga, Paling Sedikit di Super League
Bangkalan - Madura United baru empat kali terperangkap offside dalam delapan pertandingan BRI Super League 2026/2027. Catatan tersebut menjadi yang paling sedikit di antara 18 peserta kompetisi hingga berakhirnya pekan kedelapan.
Jumlah itu jauh lebih rendah dibandingkan Java United yang tercatat 18 kali offside. Statistik tersebut memperlihatkan catatan pergerakan pemain Madura United ketika berusaha menembus garis pertahanan lawan.
Pelatih Madura United, Jose Gomes, mengatakan timnya memang melatih pola pergerakan untuk memanfaatkan ruang kosong di belakang pertahanan lawan.
“Kami juga latihan terkait itu,” ujar Gomes, sebagaimana dikutip dari laman resmi I.League, Senin, 2 November 2026.
Pergerakan Pemain dan Ketepatan Umpan
Rendahnya jumlah offside Madura United berkaitan dengan koordinasi antara pemain yang mengirim umpan dan rekan setim yang bergerak mencari ruang.
Gomes menyebut kecerdasan pemain dalam membaca situasi serta ketepatan waktu menjadi bagian penting agar pergerakan penyerang tidak lebih dahulu melewati garis pertahanan lawan sebelum bola dilepaskan.
“Tapi juga ada kecerdasan pemain dan timing tentunya antara pemain melepaskan umpan dengan pergerakan pemain lain untuk eksploitasi pertahanan kosong lawan,” kata Gomes.
Skema tersebut beberapa kali membuka peluang Madura United untuk berhadapan langsung dengan penjaga gawang lawan. Sejumlah peluang bahkan berhasil dikonversi menjadi gol.
Di antaranya gol Dimitar Mitkov ke gawang Persijap Jepara dan gol Danilo Santacruz saat menghadapi PSS Sleman.
Selisih 14 Kali dari Tim dengan Offside Terbanyak
Berdasarkan catatan hingga pekan kedelapan, Madura United hanya empat kali berada dalam posisi offside. Sementara itu, Java United mencatatkan 18 kali offside.
Dengan demikian, terdapat selisih 14 kejadian di antara kedua tim. Data tersebut menempatkan Madura United sebagai tim dengan jumlah offside paling sedikit dalam kompetisi yang diikuti 18 klub tersebut.
Meski demikian, statistik offside merupakan salah satu indikator dalam membaca pola serangan. Angka tersebut tidak berdiri sendiri untuk menggambarkan keseluruhan efektivitas permainan sebuah tim.
Gomes berharap para pemain Madura United dapat terus menjalankan rencana permainan secara konsisten dan menjaga kemampuan memanfaatkan ruang di pertahanan lawan.
Ketepatan koordinasi antara pengumpan dan pemain yang bergerak tanpa bola menjadi aspek yang terus diperhatikan dalam latihan. (*)
Komentar