Surabaya Marathon 4 Oktober, Warga Perlu Tahu Jalan yang Dialihkan dan Jamnya
Surabaya, sapajatim - Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 digelar Minggu, 4 Oktober 2026. Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya menerapkan rekayasa lalu lintas secara bertahap dan situasional mulai pukul 00.00 hingga 10.00 WIB untuk menyesuaikan pergerakan peserta dan kondisi lalu lintas.
Ajang lari tersebut dipusatkan di kawasan Balai Kota Surabaya. Peserta mengikuti sejumlah kategori, mulai Marathon, Half Marathon, 10K, 5K hingga Kids Dash. Start masing-masing kategori dilakukan secara bertahap sejak pukul 04.00 WIB.
Bagi warga yang beraktivitas pada Minggu pagi, pengalihan sejumlah ruas jalan perlu diperhatikan. Rekayasa lalu lintas dilakukan mengikuti pergerakan peserta sehingga penerapannya dapat berubah sesuai kondisi di lapangan.
13 Ruas Jalan Terdampak
Salah satu pengalihan berlaku dari Jalan Gemblongan menuju Genteng Kali. Kendaraan akan diarahkan lurus melalui Jalan Tunjungan dan Simpang Dukuh.
Dari Jalan Ambengan menuju Jalan Ngemplak, kendaraan diarahkan lurus menuju Undaan Kulon. Sementara arus dari Jalan Gubernur Suryo menuju Jalan Yos Sudarso dialihkan melalui Jalan Panglima Sudirman.
Pengaturan di kawasan tersebut dilakukan dengan sistem buka-tutup setelah sekitar pukul 06.20 WIB. Rekayasa serupa juga diterapkan dari Jalan Pemuda menuju Jalan Yos Sudarso dengan pengalihan ke Jalan Panglima Sudirman.
Dari Jalan Jimerto menuju Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Jalan Wali Kota Mustajab, kendaraan diarahkan melakukan putar balik menuju Jalan Ambengan.
Sementara kendaraan dari kawasan Boulevard/WTC menuju Ketabang Kali diarahkan belok kanan ke Jalan Gubeng Pojok.
Perhatikan Jam Perjalanan
Rute lain yang terdampak berada di kawasan Jalan Dharmawangsa menuju Pucang. Kendaraan diarahkan ke kiri menuju Bundaran ITS hingga sekitar pukul 06.30 WIB.
Dishub Surabaya menyebut rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional. Pengaturan disesuaikan dengan kondisi arus kendaraan dan pergerakan peserta marathon.
Karena itu, warga yang harus melintas kawasan pusat kota pada Minggu pagi disarankan memperhitungkan waktu perjalanan. Terutama bagi pengendara yang melintasi jalur sekitar Balai Kota, Tunjungan, Gubernur Suryo, Pemuda hingga kawasan Gubeng.
Surabaya ISOPLUS Marathon sendiri berlangsung hingga sekitar tengah hari. Dengan adanya pengaturan lalu lintas sejak dini hari, warga perlu mengecek kembali rute perjalanan sebelum berangkat agar tidak terjebak dalam rekayasa lalu lintas. (*)
Komentar