SAPAJATIM
LIFESTYLE

Harga Pangan Jatim 3 Oktober: Beras Rp14 Ribu, Cabai Rawit Rp66 Ribu

sapajatim · 03 Oktober 2026 11:29 WIB
Harga Pangan Jatim 3 Oktober: Beras Rp14 Ribu, Cabai Rawit Rp66 Ribu
ILUSTRASI: Daftar harga kebutuhan poko di Jawa Timur

HARGA kebutuhan pokok di Jawa Timur pada Sabtu, 3 Oktober 2026 menunjukkan rentang yang cukup lebar. 

Beras medium tercatat Rp14.000 per kilogram, telur ayam ras Rp25.000, sedangkan cabai rawit merah mencapai Rp66.000 per kilogram.

Angka tersebut merupakan harga konsumen rata-rata tingkat Jawa Timur yang tercatat dalam Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jatim. 

Data ini bisa menjadi patokan untuk melihat posisi harga pangan di tingkat provinsi.

Dari Beras sampai Lauk

Untuk beras, harga premium berada di Rp16.000 per kilogram. Sementara beras medium tercatat Rp14.000 per kilogram.

Harga gula kristal putih berada di Rp17.000 per kilogram. Daging ayam ras tercatat Rp39.000 per kilogram, sedangkan daging sapi paha belakang mencapai Rp140.000 per kilogram.

Pada kelompok bumbu dapur, cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan harga paling tinggi. Harganya tercatat Rp66.000 per kilogram.

Cabai merah keriting berada di Rp40.000 per kilogram dan cabai merah besar Rp38.000. 

Bawang merah tercatat Rp26.000, sedangkan bawang putih Rp30.000 per kilogram.

Minyakita Rp15.700 per Liter

Kebutuhan dapur lainnya juga masuk dalam pencatatan Siskaperbapo. Minyak goreng kemasan premium berada di Rp22.000 per liter, minyak goreng sederhana Rp18.000, sedangkan Minyakita tercatat Rp15.700 per liter.

Untuk LPG 3 kilogram, harga konsumen rata-rata yang tercatat sebesar Rp20.000.

Jika dihitung secara sederhana, pembelian 250 gram cabai rawit dengan patokan Rp66.000 per kilogram setara sekitar Rp16.500. 

Sementara satu kilogram beras medium berada di angka Rp14.000.

Namun, angka tersebut bukan berarti semua pembeli akan membayar persis dengan harga yang sama. 

Harga di pasar atau toko dapat berbeda berdasarkan lokasi, kualitas barang, pedagang, dan jumlah pembelian.

Jangan Hanya Lihat Angka Hari Ini

Data harga harian lebih berguna jika dibaca sebagai pergerakan, bukan sekadar daftar angka. 

Komoditas yang hari ini berada di harga tinggi belum tentu menjadi komoditas yang paling banyak mengalami kenaikan.

Karena itu, pemantauan berikutnya perlu melihat perubahan dari hari ke hari. Dari sana bisa diketahui komoditas mana yang benar-benar bergerak dan mana yang relatif stabil.

Sapajatim.com akan menggunakan data harga resmi sebagai salah satu dasar pemantauan kebutuhan pokok Jawa Timur. 

Data tersebut kemudian dapat dibandingkan dengan kondisi di lapangan agar pembaca mendapatkan gambaran yang lebih dekat dengan harga yang mereka temui saat berbelanja. (*)

Pewarta: Zulfa Fatin
Editor: sapajatim

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - LIFESTYLE