SSCT Surabaya Cuma Rp10 Ribu, Tapi Rp50 Ribu Cukup untuk Jalan-jalan Seharian?
Surabya, sapajatim - Tiket SSCT Surabaya hanya Rp10 ribu per orang. Dengan modal Rp50 ribu, masih ada Rp40 ribu yang bisa digunakan untuk kebutuhan lain selama jalan-jalan di Kota Pahlawan.
Pertanyaannya, apakah sisa uang tersebut cukup untuk transportasi, makan, minum, hingga perjalanan pulang?
Pertanyaan itu penting karena biaya wisata bukan hanya tiket masuk. Ongkos menuju titik keberangkatan dan pengeluaran setelah tur juga menentukan apakah sebuah perjalanan benar-benar bisa disebut hemat.
Mulai dari Tiket Rp10 Ribu
SSCT atau Surabaya Sightseeing and City Tour menjadi salah satu pilihan untuk berkeliling Surabaya menggunakan bus wisata. Pada periode 2 Oktober hingga 29 November 2026, program ini mengusung tema Road to Surabaya Heroic Days.
Bus beroperasi setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu. Durasi setiap tur sekitar dua jam dengan titik keberangkatan dan kepulangan di kawasan Alun-Alun Surabaya.
Pada Sabtu, misalnya, tersedia sesi pagi pukul 09.00–11.00 WIB. Rutenya meliputi Alun-Alun Surabaya, SMAK St. Louis 1, Gedung Wismilak, lalu kembali ke titik awal.
Ada pula sesi siang pukul 13.00–15.30 WIB dengan rute melalui Bambu Runcing, Radio Bekupon, Eks Radio Mawar, Gedung Siola dan SKG Siola sebelum kembali ke Alun-Alun.
Rp40 Ribu untuk Kebutuhan Lain
Dengan modal Rp50 ribu, tiket SSCT menyerap Rp10 ribu. Artinya, tersisa Rp40 ribu.
Namun, angka itu belum memperhitungkan biaya perjalanan menuju Alun-Alun Surabaya. Besarnya pengeluaran akan berbeda tergantung dari mana warga berangkat dan moda transportasi yang digunakan.
Makan dan minum juga harus masuk perhitungan. Apalagi penumpang SSCT tidak diperbolehkan makan dan minum selama berada di dalam bus.
Karena itu, strategi paling aman adalah menentukan batas pengeluaran sebelum berangkat. Misalnya, dari Rp40 ribu yang tersisa, sebagian disiapkan untuk transportasi dan sisanya untuk makan atau minum setelah tur.
Murah di Tiket Belum Tentu Murah di Total
Di sinilah menariknya menghitung wisata dengan modal Rp50 ribu. Harga tiket SSCT memang rendah, tetapi total biaya perjalanan tetap bergantung pada kebutuhan masing-masing orang.
Warga yang sudah berada di sekitar pusat kota tentu memiliki beban transportasi berbeda dengan pengunjung yang datang dari kawasan Surabaya bagian timur, barat, selatan, atau luar kota.
Jadi, Rp50 ribu bisa menjadi batas anggaran yang masuk akal untuk mencoba wisata hemat di Surabaya, tetapi belum bisa disebut pasti cukup untuk semua orang.
Kuncinya ada pada biaya perjalanan menuju Alun-Alun, pilihan makan, dan pengeluaran tambahan setelah tur. Dengan menghitung tiga pos tersebut sejak awal, warga bisa mengetahui apakah Rp50 ribu benar-benar cukup untuk satu kali jalan-jalan menggunakan SSCT. (*)
Komentar