HUT ke-81 TNI Dirayakan di Tengah Warga Kwangsan, Kodim Sidoarjo: TNI Bagian dari Rakyat
Sidoarjo, sapajatim - Lapangan Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, menjadi ruang perayaan HUT ke-81 TNI yang tidak hanya diisi prajurit.
Warga ikut menjadi bagian dari peringatan tersebut melalui rangkaian kegiatan yang digelar Kodim 0816/Sidoarjo, Senin 5 Oktober 2026.
Pemilihan lapangan desa sebagai lokasi upacara menjadi gambaran bagaimana TNI ingin menjaga kedekatan dengan masyarakat.
Peringatan HUT tidak ditempatkan sebagai kegiatan internal semata, tetapi dibawa ke ruang yang langsung bersentuhan dengan warga.
Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam peringatan tahun ini.
“Kami ingin bersama warga merayakan HUT ke-81 TNI. TNI selalu hadir dalam setiap momentum yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Abraham.
Suasana peringatan juga diisi kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Penyaluran bantuan sosial, pameran UMKM, lomba memasak mi, hingga pertunjukan Reog Ponorogo menjadi bagian dari rangkaian acara.
TNI Tidak Ingin Eksklusif
Bagi Kodim 0816/Sidoarjo, lokasi upacara di tengah pemukiman warga memiliki pesan tersendiri. Keberadaan TNI ingin ditunjukkan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat, bukan institusi yang berjarak dari warga.
Abraham menegaskan hal tersebut kepada para prajurit Kodim 0816/Sidoarjo. Menurut dia, kedekatan dengan masyarakat harus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Kepada seluruh prajurit Kodim 0816/Sidoarjo, ingatlah bahwa kita adalah bagian dari masyarakat. Kita wajib mendukung penuh kehidupan warga di Sidoarjo serta terus berjuang mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa,” ujarnya.
Hubungan tersebut tidak hanya dibangun melalui kegiatan seremonial. TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat juga terlibat dalam sejumlah program yang menyentuh kebutuhan warga.
Penanganan bencana, kegiatan kemanusiaan, dan pembangunan pedesaan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi beberapa bentuk kolaborasi yang selama ini berjalan di Sidoarjo.
Kedekatan Diuji Lewat Kerja Nyata
Program TMMD menjadi salah satu contoh keterlibatan TNI dalam pembangunan di tengah masyarakat.
Melalui program tersebut, TNI bekerja bersama pemerintah daerah dan warga untuk menangani kebutuhan pembangunan di wilayah sasaran.
Kabupaten Sidoarjo bahkan mencatat prestasi dari pelaksanaan TMMD ke-126. Program tersebut meraih Juara 3 Nasional dari Mabes TNI Angkatan Darat.
Capaian itu menjadi salah satu bukti bahwa kolaborasi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan peringatan.
Ada program yang dikerjakan bersama dan memiliki dampak langsung di wilayah.
Pj Sekda Sidoarjo M. Ainur Rohman yang membacakan amanat Bupati Sidoarjo H. Subandi dalam upacara tersebut menyampaikan bahwa hubungan Pemkab Sidoarjo dengan TNI dan masyarakat selama ini berjalan harmonis.
“Sejarah mencatat TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan senantiasa ada untuk kemaslahatan rakyat,” kata Ainur Rohman saat membacakan pesan Bupati.
Menurut Subandi, sinergi tersebut perlu terus diperkuat karena tantangan yang dihadapi masyarakat semakin beragam.
Tidak hanya berkaitan dengan persoalan fisik, tetapi juga menyentuh ekonomi, teknologi, dan stabilitas sosial.
Karena itu, Pemkab Sidoarjo mendorong kolaborasi dengan Kodim 0816/Sidoarjo dan unsur TNI lainnya tetap diarahkan pada kebutuhan masyarakat. (*)
Komentar