KONI Sidoarjo Bidik Juara Umum Porprov Jatim 2027, Bagaimana Kesiapan Anggarannya?
Sidoarjo - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo membidik perolehan 1.000 poin sekaligus gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X Tahun 2027 di Surabaya.
Namun, kebutuhan anggaran untuk mendukung program KONI dalam target tersebut masih dalam tahap pengkajian dan peninjauan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo.
Kepala Disporapar Sidoarjo, Rudi Setiawan, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini melakukan review dan verifikasi terhadap kebutuhan program yang diajukan KONI. Pembahasan belum sampai pada penentuan nominal anggaran karena kebutuhan dan program harus ditelaah terlebih dahulu.
"Jangan berbicara angka dulu, Pak. Kita berbicara program dulu," ujar Rudi saat menjelaskan tahapan pembahasan kebutuhan anggaran dan program KONI Sidoarjo. Kamis, 5 November 2026.
Menurut Rudi, Disporapar tidak menentukan nominal anggaran dalam proses peninjauan tersebut. Peran dinas adalah memeriksa dan memverifikasi usulan kebutuhan agar program yang diajukan dapat dikaji sebelum masuk ke tahapan pembahasan anggaran berikutnya.
Kebutuhan Program KONI Masih dalam Tahap Review
Rudi menjelaskan, usulan kebutuhan dari KONI Sidoarjo masih berada pada tahap pengkajian. Disporapar perlu menelaah program yang diajukan untuk melihat kebutuhan mana saja yang dapat diakomodasi.
Karena proses tersebut belum selesai, nominal anggaran belum dapat dipastikan. Rudi juga menegaskan bahwa pembicaraan mengenai angka perlu menunggu hasil peninjauan terhadap program dan kebutuhan yang diajukan.
Dengan demikian, kesiapan dukungan anggaran untuk Porprov Jatim 2027 masih berkaitan dengan proses pengkajian kebutuhan program. Belum ada nominal final yang dapat dijadikan acuan dalam pembahasan tersebut.
"Ya karena ngomong review, kita tidak berbicara nilai (nominal anggaran) dulu," ungkap Rudi.
Fasilitas Olahraga Pemerintah Bisa Dimanfaatkan untuk Latihan
Selain pembahasan kebutuhan program, Disporapar juga menyinggung dukungan berupa pemanfaatan sarana olahraga milik pemerintah untuk kegiatan latihan atlet.
Rudi menjelaskan, fasilitas pemerintah dapat digunakan untuk kegiatan yang bersifat pemerintahan dan nonkomersial. Sementara itu, penggunaan untuk kepentingan komersial dikenakan biaya.
KONI Sidoarjo Bidik 1.000 Poin dan Juara Umum
Sebelumnya, Ketua KONI Sidoarjo, M. Rafi Wibisono, menyampaikan target perolehan 1.000 poin sekaligus juara umum Porprov Jatim X 2027.
Target tersebut disiapkan melalui program pembinaan bertajuk The Golden Generation of Sidoarjo yang mulai dijalankan melalui Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab).
Rafi mengatakan persiapan dilakukan lebih awal agar atlet memiliki waktu cukup untuk meningkatkan kemampuan, mengasah strategi, dan memperkuat mental bertanding.
"Untuk mencapai target, tidak ada kemenangan yang instan, maka kita harus mempersiapkan di awal. Nah, untuk cabor individu kita awali karena merupakan cabor terukur yang dapat kita ukur perolehan medali emas," ujar Rafi, Jumat, 30 Oktober 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari persiapan KONI bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mengejar target prestasi pada Porprov 2027.
Rekam Jejak Dukungan Dana pada Porprov 2025
Pada Porprov Jatim IX 2025 di Malang Raya, KONI Sidoarjo menerima dana sebesar Rp16,5 miliar yang disalurkan untuk mendukung kebutuhan kontingen. Dana tersebut digunakan untuk kebutuhan logistik, pelatihan, dan teknis selama kompetisi.
Saat itu, kontingen Kabupaten Sidoarjo berjumlah 1.322 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial. Mereka berlaga dalam 67 cabang olahraga.
Dari keikutsertaan tersebut, Sidoarjo mengumpulkan 636 poin dengan raihan 87 medali emas, 87 perak, dan 116 perunggu. Hasil itu menempatkan Sidoarjo di peringkat ketiga, setelah sebelumnya berada di posisi runner-up pada Porprov edisi sebelumnya. (*)
Komentar