SAPAJATIM
NEWS

Flyover Candi Tak Sekadar Dicat, Pemkab Siapkan Penghijauan dan Ruang UMKM

sapajatim · 05 Oktober 2026 02:51 WIB
Flyover Candi Tak Sekadar Dicat, Pemkab Siapkan Penghijauan dan Ruang UMKM
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana turun langsung bersama warga mengeacat Flyover Candi (Dok. Istimewa)

Sidoarjo, sapajatim – Penataan Flyover Candi, Sidoarjo, akan dilanjutkan setelah warga Desa Sumokali dan Tenggulunan melakukan pengecatan secara swadaya. Pemkab Sidoarjo menyiapkan penghijauan dan ruang bagi pelaku UMKM di kawasan tersebut.

Pengecatan flyover dilakukan untuk ketiga kalinya oleh warga. Mereka mengerahkan tenaga secara gotong royong, sementara kebutuhan cat mendapat dukungan dari sponsor.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengapresiasi gerakan tersebut. Menurutnya, keterlibatan warga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Ini adalah wujud nyata kepedulian warga,” ucap Mimik saat meninjau kegiatan pengecatan pada Sabtu malam 3 Oktober 2026. 

Pengerjaan dilakukan bertahap. Bagian atas flyover dikerjakan lebih dulu sebelum dilanjutkan ke bagian bawah.

Penghijauan dan Ruang UMKM

Rencana penataan kawasan tidak berhenti pada perubahan tampilan flyover. Pemkab juga menyiapkan penghijauan di sekitar kawasan tersebut.

Ruang bagi pelaku UMKM turut direncanakan. Penataan ini diharapkan memberi fungsi tambahan bagi area sekitar flyover.

Di sela peninjauan, Mimik juga mengecek saluran air dari wilayah Sumokali hingga Tenggulunan. Pemeriksaan dilakukan bersama Camat Candi Yuni Rismawati dan anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi Gerindra, Bambang Pujianto.

Drainase Ditemukan Menyempit

Persoalan berbeda ditemukan pada sistem drainase. Sejumlah bagian saluran mengalami penyempitan dan terdapat material yang menghambat aliran air.

Mimik juga menemukan crossing yang berada di bawah saluran drainase. Kondisi tersebut membuat aliran air tidak berjalan lancar.

“Kita tadi juga meninjau gorong-gorong dan ditemukan adanya crossing yang terletak di bawah drainase. Ada juga material yang mengakibatkan air tidak bisa mengalir dengan lancar,” katanya.

Saat hujan dengan intensitas tinggi, kondisi tersebut berpotensi memicu genangan. Mimik menyebut saluran yang tersumbat menjadi salah satu penyebab banjir di kawasan tersebut.

“Tadi juga kita cek bersama. Ada saluran yang mampet di sana. Ini yang menyebabkan banjir di daerah sini,” tegasnya.

Perbaikan Drainase Ditargetkan 2027

Penanganan drainase juga masuk dalam rencana pemerintah daerah. Mimik menyebut anggaran perbaikan saluran di wilayah Tenggulunan-Sumokali sudah disiapkan.

Realisasinya direncanakan pada 2027. Penanganan tersebut diarahkan untuk memperbaiki aliran air di kawasan yang selama ini mengalami persoalan genangan.

“Sudah dianggarkan dan akan terealisasi pada tahun 2027,” tutup Mimik. (*)

Pewarta: Zulfa Fatin
Editor: sapajatim

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - NEWS