SAPAJATIM
LIFESTYLE

Bidik Juara Umum Porprov Jatim 2027, KONI Sidoarjo Ajukan Hibah Puluhan Miliar, Atlet Berprestasi Disiapkan Masa Depan Kerja

sapajatim · 06 November 2026 08:06 WIB
Bidik Juara Umum Porprov Jatim 2027, KONI Sidoarjo Ajukan Hibah Puluhan Miliar, Atlet Berprestasi Disiapkan Masa Depan Kerja
Ketua KONI Sidoarjo, M. Rafi Wibisono, menyampaikan paparan terkait persiapan Porprov Jawa Timur 2027. KONI Sidoarjo mengusulkan hibah Rp46,324 miliar untuk mengejar target juara umum sekaligus menyiapkan dukungan pembinaan dan masa depan atlet berprestasi. (Dok. Istimewa)

Sidoarjo - KONI Kabupaten Sidoarjo mengusulkan dana hibah sebesar Rp46,324 miliar untuk tahun anggaran 2027 guna mengejar target juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Selain mengandalkan dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, KONI juga berupaya menggandeng perusahaan melalui forum tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR). Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya menunjang pembinaan dan bonus, tetapi juga membuka peluang kerja bagi atlet berprestasi.

Ketua KONI Sidoarjo, M. Rafi Wibisono, mengatakan pihaknya ingin memastikan atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah mendapatkan apresiasi lebih luas. Menurutnya, perhatian kepada atlet tidak seharusnya berhenti pada pemberian bonus setelah kompetisi.

“Bukan hanya bonus ajang kita kasih, tapi kita juga bekerja sama dengan (Forum) CSR bukan hanya untuk bonus, tapi kita memfungsikan nanti bilamana atlet itu sudah mengharumkan nama Sidoarjo, sehingga akan kita siapkan pekerjaannya,” ujar Rafi. Jumat, 6 November 2026.

Melalui kerja sama tersebut, KONI berencana meminta kuota atau formasi kepada perusahaan agar atlet berprestasi memiliki kesempatan melanjutkan jenjang karier setelah menjalani kompetisi.

Usulan Hibah KONI Sidoarjo Rp46,324 Miliar

Dalam usulan hibah tahun anggaran 2027, KONI Sidoarjo mencantumkan sejumlah kebutuhan untuk mendukung persiapan Porprov. Salah satunya anggaran bonus atlet,  Pelaksanaan Porprov,  Pembinaan 59 cabang olahraga,  Puslatkab/Bapel,  Sekretariat,  PSSI/Futsal, Sarana dan prasarana serta beberapa komponen lainya.

Dana sebesar Rp46,324 miliar ini masih berupa usulan KONI Sidoarjo untuk tahun anggaran 2027 dan belum mendapatkan persetujuan Pemkab Sidoarjo.

CSR Diharapkan Mendukung Pembinaan dan Masa Depan Atlet

Rafi menjelaskan, dukungan perusahaan juga diharapkan dapat membantu kebutuhan pembinaan menjelang Porprov. Salah satunya melalui pelaksanaan Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) yang direncanakan berlangsung dalam tiga tahap.

Menurutnya, dukungan dari perusahaan diperlukan agar persiapan atlet dan pelatih tidak hanya bergantung pada dana hibah pemerintah.

“Karena kita kan melaksanakan Puslatcab ini bukan hanya satu kali, tiga kali, tiga tahap. Nah, tanpa adanya bantuan support dari CSR, ya mungkin apalagi nanti kita belum tahu berapa anggaran yang akan diakomodir oleh Pemkab,” kata Rafi yang juga anggota DPRD Sidoarjo itu..

KONI Sidoarjo juga berupaya memberikan apresiasi yang sepadan kepada atlet dan pelatih berdasarkan pencapaian mereka. Rafi menilai perhatian terhadap kesejahteraan pelaku olahraga perlu menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi.

“Jadi, ini bentuk usaha kami, biar tidak mengandalkan hibah saja, kita juga harus mempunyai ikhtiar sendiri, mengusahakan para atlet kita, para pelatih kita agar mendapatkan honor itu dengan sesuai pencapaiannya,” ujarnya.

Selain pembinaan, rencana kerja sama dengan Forum CSR diarahkan untuk membuka kesempatan kerja bagi atlet yang memiliki prestasi. Namun, realisasi program tersebut masih membutuhkan tindak lanjut dan kesepakatan dengan perusahaan yang akan dilibatkan.

DPRD Apresiasi Strategi KONI Gandeng Perusahaan

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori, mengapresiasi langkah KONI yang berupaya mencari dukungan dari perusahaan. Menurutnya, pembinaan olahraga perlu didukung berbagai pihak dan tidak hanya bergantung pada APBD.

Dhamroni menyampaikan bahwa kreativitas KONI dalam menjalin komunikasi dengan perusahaan menjadi salah satu upaya untuk memperluas dukungan terhadap prestasi atlet.

“Saya salut dengan ketua umum sekarang ini. Artinya dia tidak hanya mengandalkan APBD, tapi juga kreatif. Dia menggandeng perusahaan-perusahaan besar untuk berpartisipasi,” ujar Dhamroni.

Selain dukungan pendanaan, Dhamroni menyoroti pentingnya apresiasi bonus bagi atlet yang berhasil mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo. Ia menyebut adanya dorongan agar bonus atlet ditingkatkan sesuai komitmen yang pernah disampaikan.

“Apresiasi bonus bagi atlet yang mengharumkan nama Sidoarjo itu perlu. Kemarin juga ada janji untuk menaikkan bonus, tentunya nanti kita dorong untuk kita wujudkan,” katanya.

Dhamroni juga mengingatkan agar pembinaan tidak diberikan secara seragam tanpa mempertimbangkan potensi prestasi masing-masing cabang olahraga. Cabor yang berpeluang menyumbangkan medali perlu mendapatkan perhatian lebih dalam persiapan menuju Porprov.

“Kita juga penekanannya kepada ketua umum untuk cabor-cabor yang berpotensi untuk juara mendapatkan medali itu, pembinaannya harus lebih dari yang lainnya,” ujarnya.

Dengan target juara umum Porprov Jatim 2027, KONI Sidoarjo berupaya memperkuat persiapan melalui dukungan hibah pemerintah dan keterlibatan perusahaan. Bagi Rafi, perhatian terhadap atlet dan pelatih harus sepadan dengan perjuangan mereka dalam meraih prestasi.

“Jadi, beliau sudah fokus latihan, ya masa kita enggak memberikan apresiasi dengan upaya yang sangat sepadan,” tegas legislator muda PKB itu. (*)

Pewarta: Syaiful Bahri
Editor: sapajatim

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - LIFESTYLE