Deltras FC Ditumbangkan De Red FC di Kandang, Persaingan Puncak Grup B Championship Memanas
Sidoarjo - Kekalahan 0-2 dari De Red FC membuat Deltras FC gagal menjaga posisinya dalam persaingan papan atas Grup B Pegadaian Championship 2026/2027.
Hasil di Stadion Gelora Delta, Sabtu, 31 Oktober 2026, sekaligus memperpanjang catatan tanpa kemenangan The Lobster menjadi empat pertandingan.
Sebelum menghadapi De Red FC, Deltras lebih dahulu meraih tiga hasil imbang beruntun melawan Persela Lamongan, Persis Solo, dan Kendal Tornado FC. Tambahan hasil negatif di kandang sendiri membuat tim asuhan Leonard Tupamahu kehilangan kesempatan menambah poin.
Pelatih De Red FC, Aji Santoso, menyebut Supriadi menjadi salah satu pemain yang memberikan kontribusi penting dalam pertandingan tersebut.
“Supriadi sengaja saya masukkan di babak kedua, karena kami memang butuh pemain potensial yang fresh di babak kedua,” ujar Aji Santoso.
Kartu Merah Mengubah Jalannya Pertandingan
Deltras sebenarnya berusaha mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Namun, rapatnya pertahanan De Red FC membuat sejumlah upaya tuan rumah belum mampu menghasilkan gol.
De Red FC sempat mengancam melalui tendangan jarak jauh Ahmad Fahd pada menit ke-21. Sepakan kaki kiri pemain tersebut berhasil ditepis kiper Deltras, Havizd Fauzan Muzaki.
Peluang lain datang melalui Keven Alleson pada menit ke-38. Tendangan jarak jauhnya kembali digagalkan Havizd, sedangkan bola muntah berhasil diamankan Bagus Nirwanto. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Situasi Deltras semakin sulit pada menit ke-58. Mohcine Hassan Nader harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah langsung dari wasit menyusul insiden dengan pemain De Red FC.
Bermain dengan 10 orang membuat Deltras harus menghadapi tekanan lebih besar. De Red FC kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk meningkatkan intensitas serangan.
Dua Gol De Red FC Pastikan Kemenangan
Keunggulan De Red FC akhirnya terwujud pada menit ke-72. Supriadi berhasil membobol gawang Havizd Fauzan Muzaki sekaligus membawa tim tamu unggul 1-0.
Deltras berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa pertandingan. Salah satu upaya dibangun melalui sisi kanan pada menit ke-89, tetapi pertahanan De Red FC mampu meredam serangan tersebut.
Pada masa tambahan waktu, De Red FC justru kembali mencetak gol. Titan Agung Bagus yang mengenakan nomor punggung 21 sukses memanfaatkan serangan balik untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Deltras tidak mampu memperkecil ketertinggalan. De Red FC pun membawa pulang tiga poin dari Stadion Gelora Delta.
Deltras Dituntut Segera Bangkit
Kekalahan tersebut membuat Deltras tertahan dengan koleksi 15 poin dari delapan pertandingan. Sementara itu, Persela Lamongan dan Barito Putera sama-sama mengoleksi 16 poin setelah meraih kemenangan pada pekan kedelapan.
Persela mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor 3-1, sedangkan Barito Putera menundukkan Persis Solo 2-1.
Di sisi lain, kemenangan atas Deltras menjadi kemenangan kedua De Red FC musim ini. Tim asuhan Aji Santoso tersebut mengumpulkan sembilan poin dari delapan pertandingan.
Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Leonard Tupamahu dan jajaran pelatih. Deltras perlu segera mengevaluasi performa serta menjaga disiplin pemain agar dapat kembali bersaing dalam perebutan posisi atas Grup B Pegadaian Championship 2026/2027. (*)
Komentar