SAPAJATIM
LIFESTYLE

Wisata Jatim Naik Kereta dari Surabaya: Panduan Sehari ke Trowulan

sapajatim · 21 Oktober 2026 15:00 WIB
Wisata Jatim Naik Kereta dari Surabaya: Panduan Sehari ke Trowulan
Ilustrasi Kereta Api Indonesia sebagai salah satu pilihan transportasi untuk liburan (Dok. pexels.com, @rai-achmadipura)

Surabaya - Kawasan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, bisa menjadi salah satu pilihan wisata sejarah sehari dari Surabaya dengan kereta api. Wisatawan dapat mempertimbangkan perjalanan menuju Stasiun Mojokerto, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan lokal untuk mengunjungi Museum Majapahit atau situs sejarah di sekitarnya.

Commuter Line Jenggala melayani rute yang menghubungkan Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto. Dengan pilihan perjalanan yang sesuai, wisata ke Trowulan berpotensi dilakukan tanpa membawa mobil pribadi. Namun, kelancaran perjalanan bergantung pada jadwal kereta, transportasi lanjutan, dan waktu operasional destinasi.

Merencanakan perjalanan dari Surabaya

Wisatawan bisa mulai dengan memeriksa jadwal kereta menuju Stasiun Mojokerto. Jika tersedia jadwal pergi-pulang yang sesuai, perjalanan sehari dapat dipertimbangkan sebagai alternatif untuk mengunjungi kawasan peninggalan Majapahit.

Untuk rencana perjalanan pada Minggu, 25 Oktober 2026, jadwal kereta perlu diperiksa kembali melalui situs resmi KAI Commuter. Tanggal tersebut digunakan sebagai acuan perencanaan, bukan kepastian bahwa seluruh rangkaian perjalanan sudah tersedia atau dapat diselesaikan dalam satu hari.

Sebaiknya, wisatawan mencocokkan jadwal keberangkatan dengan pilihan kereta pulang sebelum menentukan destinasi yang ingin dikunjungi.

Memperhitungkan perjalanan ke Trowulan

Setibanya di Stasiun Mojokerto, wisatawan masih perlu melanjutkan perjalanan menuju kawasan Trowulan. Kendaraan lokal, ojek, atau taksi daring dapat dipertimbangkan sesuai ketersediaan dan tujuan.

Waktu tempuh dari stasiun ke destinasi dapat berbeda tergantung pada lokasi yang dituju, kondisi jalan, dan moda transportasi yang digunakan. Karena itu, perkiraan waktu perjalanan sebaiknya dikonfirmasi kembali sebelum keberangkatan.

Jika ingin mengunjungi beberapa situs, wisatawan juga perlu memperhitungkan waktu untuk berpindah tempat. Mengatur kendaraan lanjutan sejak awal dapat membantu mengurangi risiko kehilangan waktu selama perjalanan.

Memilih tujuan wisata sejarah

Museum Majapahit dapat dipertimbangkan sebagai tujuan utama untuk mengenal peninggalan arkeologi kawasan Majapahit. Jika waktu dan akses memungkinkan, wisatawan bisa menambahkan satu situs lain, seperti Candi Tikus atau Gapura Bajang Ratu.

Tidak semua lokasi harus dikunjungi dalam satu perjalanan. Pilihan destinasi sebaiknya disesuaikan dengan jadwal kereta pulang, jarak antar situs, serta waktu yang tersedia.

Direktori pariwisata mencantumkan jam operasional Museum Majapahit pukul 08.30–15.30 setiap hari. Informasi tersebut dapat menjadi acuan awal, tetapi jam buka dan status kunjungan tetap perlu dikonfirmasi kepada pengelola sebelum berangkat.

Memperkirakan biaya perjalanan

Anggaran wisata perlu mencakup tiket kereta, kendaraan dari stasiun menuju Trowulan, transportasi antar situs, tiket masuk, serta makan dan minum.

Halaman resmi Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto pernah mencantumkan tiket Museum Majapahit sebesar Rp7.000 untuk pengunjung dewasa domestik dan Rp4.000 untuk anak-anak. Tarif tersebut merupakan informasi yang dipublikasikan pada 26 Juni 2026 sehingga perlu diperiksa kembali sebelum digunakan sebagai acuan perjalanan.

Tarif kereta dan kendaraan lanjutan juga perlu disesuaikan dengan layanan yang tersedia. Tanpa konfirmasi harga, total biaya perjalanan sebaiknya tidak dinyatakan sebagai angka pasti.

Hal yang perlu disiapkan sebelum berangkat

Sebelum memilih tanggal perjalanan, wisatawan sebaiknya memastikan jadwal kereta pergi-pulang, memeriksa jam operasional destinasi, serta mencari informasi mengenai kendaraan menuju dan di sekitar Trowulan.

Jika jadwal kereta atau transportasi lanjutan kurang sesuai, pilihan yang lebih realistis mungkin membatasi kunjungan pada satu tujuan utama. Sebaliknya, jika waktu dan akses mendukung, satu situs tambahan bisa dipertimbangkan.

Wisata sejarah ke Trowulan dengan kereta berpotensi menjadi alternatif perjalanan sehari dari Surabaya. Namun, rencana tersebut perlu disesuaikan dengan jadwal dan kondisi layanan yang berlaku agar perjalanan tidak bergantung pada asumsi yang belum terkonfirmasi. (*)

Pewarta: Zulfa Fatin
Editor: sapajatim

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - LIFESTYLE