SAPAJATIM
LIFESTYLE

Madura United Hadapi Persib, Rekor Kandang dan Catatan Pertemuan Jadi Tantangan

sapajatim · 20 Oktober 2026 12:30 WIB
Madura United Hadapi Persib, Rekor Kandang dan Catatan Pertemuan Jadi Tantangan
Pemain Madura United saat menjalani latihan menjelang pertandingan menghadapi Persib Bandung (Dok. Instagram @maduraunited.fc)

Madura - Madura United FC akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Kamis, 22 Oktober 2026, dengan modal belum terkalahkan dalam tiga laga kandang musim ini. 

Namun, dua kekalahan dari Persib pada musim 2025/2026 menjadi catatan yang perlu diperhitungkan Laskar Sape Kerrab.

Dari tiga pertandingan kandang di BRI Super League 2026/2027, Madura United meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang. Mereka mengalahkan Persijap Jepara 2-0 dan PSIM Yogyakarta 2-1, serta bermain imbang 3-3 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Catatan tersebut menjadi modal bagi tim asuhan Igor Tolic menjelang pertandingan melawan Persib.

Namun, performa kandang yang positif belum menjamin Madura United bisa mengatasi lawan yang dalam beberapa musim terakhir kerap menyulitkan mereka.

Pada musim 2025/2026, Madura United kalah dari Persib dalam dua pertemuan. Hasil itu menjadi tantangan bagi tuan rumah untuk memperbaiki catatan pertemuan sekaligus menjaga rekor kandang yang belum ternoda pada musim ini.

Kemenangan kandang terakhir Madura United atas Persib terjadi pada 5 Oktober 2019. Saat itu, Madura United menang 2-1 setelah Alberto Goncalves mencetak gol melalui tendangan penalti pada menit ke-64.

Madura United juga datang dengan modal positif setelah mengalahkan Persik Kediri 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Minggu, 18 Oktober 2026. 

Hasil tersebut menjadi bekal bagi Laskar Sape Kerrab sebelum menghadapi Persib.

Kapten Madura United, Luis Marselo Morais dos Reis atau Lulinha, menegaskan pentingnya menjaga konsistensi tim.

Ia menilai rekor kandang perlu dipertahankan karena kompetisi masih panjang.

“Fakta bahwa kami belum pernah kalah di kandang juga sangat berarti. Menjaga rekor tersebut tetap utuh adalah kuncinya. Kami harus mempertahankan pola pikir ini karena kompetisi baru saja dimulai dan perjalanan masih panjang,” tegas Lulinha. (*)

Pewarta: Zulfa Fatin
Editor: sapajatim

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - LIFESTYLE