SAPAJATIM
POLITIK

Gerindra Sidoarjo Juga Dekati PKB dan PAN, Sekadar Silaturahmi atau Ada Manuver Jelang Pengesahan APBD 2027?

sapajatim · 31 Oktober 2026 06:53 WIB
Gerindra Sidoarjo Juga Dekati PKB dan PAN, Sekadar Silaturahmi atau Ada Manuver Jelang Pengesahan APBD 2027?
Kolase foto Ketua DPC PKB Sidoarjo, Rizza Ali Faizin, pertemuan empat partai inisator Gerindra bersama PDIP, Golkar dan Demokrat serta Sekretaris PAN Bangun Winarso (Foto: Dok. Istimewa)

Sidoarjo - DPC Partai Gerindra Sidoarjo terus memperluas komunikasi politik dengan partai-partai di Kota Delta. Setelah menggelar pertemuan tertutup dengan PDI Perjuangan, Partai Golkar, dan Partai Demokrat, Gerindra kini mengajak DPC PKB dan DPD PAN Sidoarjo untuk bersilaturahmi.

PKB dan PAN mengaku telah dihubungi pengurus Gerindra melalui komunikasi informal. Namun, kedua partai tersebut mengaku belum mengetahui secara pasti agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

Begitu juga dengan pertemuan empat partai sebelumnya yang digelar secara tertutup, mereka berdalih membahas soal-soal pembangunan Sidoarjo.

Gencarnya pendekatan politik Gerindra ini memunculkan pertanyaan mengenai arah komunikasi antar partai di Sidoarjo. Apakah sebatas silaturahmi atau berkaitan dengan dinamika politik daerah menjelang pengesahan APBD Sidoarjo 2027 yang direncanakan berlangsung pada pertengahan November?

PKB Belum Terima Surat Resmi dari Gerindra

Ketua DPC PKB Sidoarjo, H. Rizza Ali Faizin, mengaku telah dihubungi pengurus DPC Partai Gerindra setelah pertemuan partai tersebut dengan tiga partai politik lainnya.

Namun, ajakan silaturahmi itu baru disampaikan secara informal. Hingga kini, DPC PKB Sidoarjo belum menerima surat resmi.

DPC PKB Sidoarjo juga belum menggelar rapat internal untuk membahas ajakan tersebut karena komunikasi yang dilakukan masih sebatas penjajakan. Waktu pelaksanaan dan agenda pertemuan pun belum diketahui.

"Ya, kemarin sempat dihubungi Gerindra. Mereka mengajak silaturahmi, tapi masih disampaikan informal, belum ada surat resmi," ucap Kaji Reza, sapaan akrab H. Rizza Ali Faizin, saat dikonfirmasi, Jumat, 30 Oktober 2026.

Kaji Reza, yang saat ini menjabat Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, mengatakan PKB merupakan partai yang inklusif dan terbuka terhadap siapapun yang ingin bersilaturahmi.

Menurutnya, hal terpenting dari pertemuan tersebut adalah adanya manfaat yang bisa diberikan bagi masyarakat Sidoarjo dan warga Nahdliyin.

"PKB partai terbuka, siapa pun monggo bersilaturahmi. Kita terbuka lebar untuk siapapun asal bertujuan untuk kebaikan dan kemajuan Sidoarjo," ungkapnya.

PAN Dijadwalkan Bertemu Gerindra pada 10 November

Sekretaris DPD PAN Sidoarjo, Bangun Winarso, membenarkan bahwa pihaknya telah dihubungi Sekretaris DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Jayin, untuk mengatur pertemuan.

Menurut Bangun, komunikasi tersebut sudah berlangsung beberapa hari yang lalu. Gerindra sempat mengusulkan pertemuan pada Senin (2/11), tetapi tetapi belum ada jadwal yang cocok.

Setelah dilakukan komunikasi lanjutan, pertemuan akhirnya dijadwalkan pada 10 November 2026.

Bangun mengatakan, pihaknya terbuka menerima kunjungan partai politik. Namun, hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai materi atau agenda pertemuan dengan Gerindra.

"Intinya, kalau orang bertamu ya diterima dengan ramah. Tentang bagaimana dan seperti apa, belum. Untuk materi yang dibicarakan dalam pertemuan belum ketemu," kata Bangun.

Ia juga mengaku belum mengetahui adanya pembahasan khusus atau pesan politik tertentu dari Gerindra terkait rencana pertemuan tersebut.

Bangun menegaskan, saat ini fokus partai politik semestinya diarahkan pada penyelesaian program pemerintahan yang telah direncanakan.

Menurutnya, sisa masa pemerintahan saat ini perlu dimanfaatkan untuk menuntaskan target yang telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Yang penting sisa waktu pemerintahan sekarang itu kita tuntaskan dengan sebaik-baiknya. Artinya, semua target yang sudah dicanangkan di RPJMD sebisa mungkin direalisasikan," ujarnya.

Ia menambahkan, indikator pembangunan yang belum tercapai perlu dipercepat dengan tetap memperhatikan efektivitas dan efisiensi anggaran. Terlebih, kemampuan keuangan daerah menghadapi penyesuaian karena berkurangnya transfer dari pemerintah pusat.

Bangun juga menyoroti sejumlah program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang menurutnya harus direalisasikan. Di antaranya peningkatan kesejahteraan kader, layanan kesehatan, bantuan bagi guru swasta dan guru TPQ, serta pembangunan minimal dua puskesmas dalam satu tahun.

Ia menyebut kebutuhan fasilitas kesehatan di Sidoarjo masih perlu mendapat perhatian. Menurut data yang disampaikannya, saat ini terdapat 31 puskesmas, sedangkan jumlah ideal yang ia sebutkan mencapai 70 puskesmas.

Gerindra Sebelumnya Temui Tiga Partai

Sebelumnya, DPC Partai Gerindra Sidoarjo menggelar pertemuan tertutup dengan DPC PDI Perjuangan, DPD Partai Golkar, dan Partai Demokrat. Pertemuan tersebut merupakan inisiatif dari Partai Gerindra.

Pertemuan berlangsung sekitar tiga jam di Kantor DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Jalan Jati Selatan IV No. 10, Babatan, Jati, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Rabu, 28 Oktober 2026.

Usai pertemuan, Ketua DPC Gerindra Sidoarjo sekaligus Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengatakan agenda tersebut sebatas silaturahmi.

Menurutnya, sejak Pilkada 2024 berakhir, pihaknya belum sempat bersilaturahmi dengan sejumlah partai politik.

Saat ditanya apakah pertemuan tersebut merupakan upaya membangun koalisi besar untuk menghadapi Pilkada mendatang, Mimik menjawab bahwa koalisi sudah terbentuk.

"Ya kan sudah berkoalisi ini, gimana sih? Sudah koalisi ini," ucap Mimik Idayana.

Mimik menambahkan, setelah bersilaturahmi dengan DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk melakukan hal serupa dengan partai politik lain di Kabupaten Sidoarjo.

"Untuk kebaikan Sidoarjo ke depannya," kata istri Rahmat Muhajirin tersebut. (*)

Pewarta: Syaiful Bahri
Editor: sapajatim

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - POLITIK