SAPAJATIM
EKONOMI

TPT Jawa Timur Turun Jadi 3,88 Persen, Masih Ada 960.700 Penganggur

sapajatim · 15 Oktober 2026 13:25 WIB
TPT Jawa Timur Turun Jadi 3,88 Persen, Masih Ada 960.700 Penganggur
Ilustrasi pencari kerja yang melihat informasi lowongan di tengah dinamika pasar kerja Jawa Timur. BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jawa Timur sebesar 3,88 persen pada Agustus 2025, dengan jumlah penganggur mencapai 960.700 orang. Ilustrasi: sapajatim.com

Surabaya, sapajatim - Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jawa Timur turun menjadi 3,88 persen pada Agustus 2025. 

Namun, pada periode yang sama, jumlah penduduk yang masuk kategori pengangguran terbuka masih mencapai 960.700 orang dari total 24,76 juta angkatan kerja.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi Provinsi Jawa Timur Dalam Angka 2026 menunjukkan TPT Jawa Timur turun dibandingkan Agustus 2024 yang tercatat sebesar 4,19 persen. Pada Agustus 2023, indikator tersebut masih berada di angka 4,88 persen.

Penurunan selama tiga tahun itu memperlihatkan perubahan pada proporsi penganggur dalam angkatan kerja. Meski demikian, angka TPT perlu dibaca bersama jumlah penganggur agar gambaran ketenagakerjaan Jawa Timur tidak hanya bertumpu pada persentase.

Hampir Satu Juta Penganggur Masih Tercatat

Pada Agustus 2025, jumlah angkatan kerja Jawa Timur tercatat sebanyak 24.761.734 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23.801.034 orang bekerja, sedangkan 960.700 orang masuk kategori pengangguran terbuka.

TPT merupakan persentase jumlah penganggur terhadap jumlah angkatan kerja. Karena itu, angka 3,88 persen menggambarkan proporsi penganggur di antara penduduk yang termasuk angkatan kerja, bukan persentase dari seluruh penduduk Jawa Timur.

BPS juga mencatat Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Jawa Timur sebesar 73,98 persen pada Agustus 2025. Indikator ini menunjukkan proporsi penduduk usia kerja yang masuk dalam angkatan kerja, baik yang bekerja maupun yang menganggur menurut definisi statistik BPS.

TPT dan TPAK mengukur dua aspek berbeda. TPT berkaitan dengan proporsi penganggur dalam angkatan kerja, sedangkan TPAK menunjukkan keterlibatan penduduk usia kerja dalam angkatan kerja.

TPT Turun Satu Poin Persentase dalam Dua Tahun

Jika dibandingkan berdasarkan periode Agustus, TPT Jawa Timur turun dari 4,88 persen pada 2023 menjadi 4,19 persen pada 2024, lalu 3,88 persen pada 2025. Secara keseluruhan, penurunannya mencapai satu poin persentase selama dua tahun.

Data tersebut menunjukkan arah perubahan indikator pengangguran, tetapi belum menjelaskan faktor yang mendorong penurunan tersebut. Penjelasan mengenai penyebabnya membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut terhadap data ketenagakerjaan lain dan informasi pendukung yang relevan.

Jumlah penduduk bekerja sebanyak 23.801.034 orang melengkapi gambaran kondisi ketenagakerjaan pada Agustus 2025. Namun, angka itu saja tidak menjelaskan tingkat pendapatan pekerja, kepastian kerja, maupun kualitas pekerjaan yang tersedia.

Seluruh angka dalam artikel ini mengacu pada data periode Agustus 2025 yang dimuat dalam Provinsi Jawa Timur Dalam Angka 2026. Data tersebut menggambarkan kondisi pada periode survei, bukan angka pengangguran terkini. 

Pewarta: Firman Dwi Ardiansyah
Editor: sapajatim

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - EKONOMI