SAPAJATIM
LIFESTYLE

POPDA dan PEPARPEDA Jatim 2026 Libatkan 8.635 Peserta, Pertandingkan 36 Cabang Olahraga

sapajatim · 08 November 2026 10:36 WIB
POPDA dan PEPARPEDA Jatim 2026 Libatkan 8.635 Peserta, Pertandingkan 36 Cabang Olahraga
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Ketua Perwosi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, perwakilan Forkopimda dan Ketua NPCI Jatim Imam Kuncoro menyalakan api kaldron sebagai simbol resmi dibukanya POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026. (Foto: Aldicke/JNR)

Ngawi - Sebanyak 8.635 peserta terlibat dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026. 

Ajang olahraga pelajar tersebut mempertandingkan 36 cabang olahraga, termasuk cabang ekshibisi, dengan melibatkan kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak secara resmi membuka kedua ajang tersebut di Alun-Alun Merdeka Kabupaten Ngawi, Jumat malam, 6 November 2026. Pembukaan mengusung tema “Berprestasi, Sportif, Inklusif untuk Jawa Timur Maju”.

Dalam sambutannya, Emil mengatakan POPDA dan PEPARPEDA menjadi agenda penting Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menjaring bibit atlet potensial sekaligus membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan memiliki mental juara.

“Kita butuh generasi masa depan yang tangguh. Karena tantangan masa depan tidak mudah bagi bangsa dan negara kita. Kita juga tentu ingin mengembangkan olahraga kita, karena olahragalah yang juga menjadi salah satu kebanggaan bagi bangsa dan negara kita,” kata Emil.

Ia juga menekankan bahwa kesempatan mengembangkan bakat olahraga harus terbuka bagi seluruh pelajar, termasuk penyandang disabilitas.

“Jawa Timur adalah milik kita semuanya, termasuk saudara-saudari kita yang memiliki kebutuhan khusus, penyandang disabilitas, difabel. Semuanya juga harus bisa menyalurkan bakatnya di bidang olahraga,” lanjutnya.

8.635 Peserta Terlibat dalam Tiga Kategori

Berdasarkan data kepesertaan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, POPDA XV menjadi kategori dengan jumlah peserta terbesar. Ajang ini mempertandingkan 29 cabang olahraga dan diikuti 38 kontingen kabupaten/kota.

Jumlah kepesertaan POPDA XV mencapai 7.767 orang, terdiri atas 5.902 atlet serta 1.865 pelatih dan ofisial.

Sementara itu, PEPARPEDA III mempertandingkan empat cabang olahraga dengan melibatkan 33 kontingen. Total kepesertaannya mencapai 412 orang, terdiri atas 266 atlet serta 146 pelatih dan ofisial.

Selain kedua ajang tersebut, terdapat tiga cabang olahraga ekshibisi POPDA yang diikuti 32 kontingen. Kategori ini melibatkan 456 orang, terdiri atas 347 atlet serta 109 pelatih dan ofisial.

Dengan demikian, keseluruhan penyelenggaraan mencakup 36 cabang olahraga apabila tiga cabang ekshibisi turut dihitung. Total kepesertaan dari ketiga kategori tersebut mencapai 8.635 orang.

Pertandingan Digelar di Empat Daerah

Penyelenggaraan POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026 berlangsung pada 29 Oktober hingga 11 November 2026.

Kabupaten Ngawi menjadi tuan rumah utama, dengan dukungan sejumlah lokasi pertandingan di Kota Surabaya, Kota Madiun, dan Kabupaten Magetan.

Penyebaran lokasi pertandingan tersebut memungkinkan sejumlah cabang olahraga diselenggarakan di fasilitas olahraga yang berbeda sesuai kebutuhan masing-masing kompetisi.

Dalam kesempatan itu, Emil berharap penyelenggaraan olahraga pelajar tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memberikan pengalaman dan kenangan positif bagi seluruh kontingen yang datang dari berbagai daerah.

“Mudah-mudahan Ngawi malam hari ini menjadi saksi bahwa olahraga adalah bagian yang sangat penting dalam mencetak jiwa insan Jawa Timur yang jaya luar biasa. Tujuan akhir kita yang terpenting adalah bertanding sekuat tenaga, menjadi kebanggaan dari kabupaten/kota masing-masing,” ujarnya.

Emil juga mengajak para peserta menikmati potensi daerah tuan rumah, mulai dari alam, pariwisata, kuliner, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kerajinan lokal.

Ngawi Berharap Penyelenggaraan Beri Manfaat bagi Masyarakat

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono berharap penyelenggaraan POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026 berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Ngawi.

Sebagai tuan rumah, Pemkab Ngawi menyambut kehadiran kontingen dari berbagai kabupaten dan kota yang mengikuti rangkaian kompetisi tersebut.

Pembukaan kegiatan diawali dengan Tari Kolosal “Gelora Pahargyan”. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan parade defile maskot POPDA XV dan PEPARPEDA III 2026 serta kontingen dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Maskot yang diperkenalkan bernama Bubu, berupa satwa khas Kabupaten Ngawi yang terinspirasi dari bulus Tawun di kawasan Taman Wisata Tawun.

Puncak seremoni ditandai dengan penyalaan api kaldron oleh Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak bersama Ketua Perwosi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak dan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, didampingi unsur Forkopimda, Kepala Dispora Jawa Timur M. Hadi Wawan Guntoro, serta Ketua NPCI Jawa Timur Imam Kuncoro.

Melalui POPDA dan PEPARPEDA, Pemprov Jawa Timur berharap pembinaan olahraga pelajar semakin berkembang dan memberikan kesempatan lebih luas bagi atlet, termasuk penyandang disabilitas, untuk menunjukkan kemampuan serta meraih prestasi. (*)

Pewarta: Firman Dwi Ardiansyah
Editor: sapajatim

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - LIFESTYLE