SAPAJATIM
NEWS

Jalan Kedungbanteng Ditinggikan, Wabup Mimik Khawatir Air Hujan Masuk Rumah Warga

sapajatim · 30 September 2026 16:32 WIB
Jalan Kedungbanteng Ditinggikan, Wabup Mimik Khawatir Air Hujan Masuk Rumah Warga
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana sidak peninggian jalan di Kedungbanteng Kecamatan Tanggulangin (Dok. Sapajatim)

Sidoarjo, sapajatim - Peninggian Jalan Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, dikhawatirkan membuat air hujan mengalir ke rumah warga yang posisinya lebih rendah dari jalan. Kondisi itu menjadi perhatian Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana saat meninjau proyek tersebut, Rabu 30 September 2026. 

Mimik melihat sejumlah rumah warga berada lebih rendah dibanding posisi jalan yang sedang ditingkatkan. Ia meminta persoalan tersebut diperhitungkan sebelum proyek selesai.

“Karena saya tidak tahu perencanaannya kemarin seperti apa, kok bisa peninggian jalan ini sampai 40 sampai 60 sentimeter. Sedangkan rumah warga di sebelah kanan lebih rendah. Ini akan ada permasalahan baru nanti, kalau hujan kemudian air masuk rumah, nanti kita yang kena protes,” kata Mimik.

Menurut Mimik, peninggian badan jalan harus diikuti solusi untuk mengantisipasi aliran air. Ia meminta pelaksana tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga memastikan proyek tidak menimbulkan dampak baru bagi lingkungan sekitar.

Drainase dan Sungai Ikut Disorot

Persoalan aliran air juga berkaitan dengan pekerjaan pendukung proyek. Mimik menemukan pemasangan box culvert belum sesuai dan meminta bagian tersebut diperbaiki.

Posisi tiang listrik di sekitar saluran juga diminta dipindahkan agar tidak menghambat aliran air. Sungai di sekitar proyek juga perlu dinormalisasi.

Mimik meminta plengsengan dibangun di kedua sisi sungai. Penataan tersebut diperlukan agar sistem aliran air di sekitar jalan dapat berfungsi lebih baik.

Ia juga meminta kepastian mengenai kualitas beton yang akan digunakan. Saat proses pengecoran dimulai, Mimik meminta pengawas proyek memberi tahu dirinya, termasuk memastikan penggunaan besi tulangan jika memang tercantum dalam spesifikasi.

Proyek Ditargetkan Selesai Desember

Material yang diperiksa di lokasi disebut tidak bermasalah dan telah memenuhi standar SNI. Namun, Mimik meminta pemasangannya dilakukan lebih rapat dan sesuai spesifikasi pekerjaan.

Proyek peningkatan Jalan Kedungbanteng berada di ruas Ngaban-Kedungbanteng, tepatnya di depan SMPN 2 Tanggulangin. Panjang jalan yang dikerjakan sekitar 700 meter dengan lebar sekitar 5 meter.

Dalam data proyek, peninggian jalan direncanakan sekitar 30 sentimeter. Sementara Mimik menyebut terdapat bagian yang menurutnya mengalami peninggian hingga 40–60 sentimeter.

Pengawas proyek, Aris, menyampaikan progres pekerjaan sekitar 16 persen dan telah memasuki minggu ke-10. Kontraktor diminta menambah tenaga kerja agar pekerjaan berjalan sesuai target.

Proyek dengan nilai sekitar Rp3,3 miliar tersebut ditargetkan selesai pada 18 Desember 2026.

Penyelesaian proyek tidak hanya dituntut mengejar target fisik. Penataan jalan, drainase, dan aliran sungai juga harus dipastikan tidak membuat warga menghadapi persoalan baru ketika hujan.(*)

Pewarta: Zulfa Fatin
Editor: sapajatim
WA f m X ✈ in p

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - NEWS