SAPAJATIM
LIFESTYLE

Deltras FC Tetap Kuasai Puncak Klasemen usai Curi Satu Poin dari Kandang Kendal Tornado FC

sapajatim · 25 Oktober 2026 10:56 WIB
Deltras FC Tetap Kuasai Puncak Klasemen usai Curi Satu Poin dari Kandang Kendal Tornado FC
Deltras FC bermain imbang 2-2 saat menghadapi Kendal Tornado FC, hasil iini tetap membuat The Lobster berada di puncak klasemen Grup B Liga 2 (Dok. Humas Deltras FC)

Solo - Deltras FC membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (24/10/2026) malam. Hasil tersebut membuat The Lobster tetap memimpin klasemen Grup B Pegadaian Championship 2026/2027 dengan koleksi 15 poin.

Kendal Tornado FC membayangi Deltras di posisi kedua dengan 14 poin. Kedua tim sama-sama mencatatkan empat kemenangan dan tiga hasil imbang dalam tujuh pertandingan.

Hasil seri ini juga mempertahankan catatan Deltras yang belum terkalahkan pada awal musim. Meski gagal membawa pulang kemenangan, tambahan satu poin membuat tim asuhan Leonard Tupamahu tetap berada di puncak klasemen.

Leonard Tupamahu Akui Kendal Tornado Lebih Dominan

Pelatih Deltras FC, Leonard Tupamahu, mengakui Kendal Tornado memberikan tekanan besar sepanjang pertandingan. Ia menilai tuan rumah sebagai tim solid dengan kualitas pemain yang baik.

“Jadi, apa yang mereka tampilkan pada malam hari ini, ya sungguh luar biasa. Terbukti mereka sangat dominan daripada kita,” kata Leonard dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Leonard menjelaskan, Deltras sempat unggul lebih dahulu sebelum kebobolan melalui situasi bola mati menjelang akhir babak pertama. Pada babak kedua, timnya kembali menghadapi tekanan hingga harus mengejar ketertinggalan 2-1.

Untuk merespons situasi tersebut, Leonard melakukan penyesuaian taktik. Deltras yang sebelumnya bermain dengan pendekatan bertahan melalui formasi 5-4-1 dan blok pertahanan rendah (low block), kemudian beralih ke formasi 3-4-3.

Perubahan itu ditujukan untuk menahan serangan Kendal di area tengah sekaligus membuat Deltras bisa memulai serangan dari posisi yang lebih maju.

“Ketika kita memulai serangan, kita enggak terlalu jauh dari belakang. Kita memulai serangan, kalau bisa dari tengah ke depan,” ujarnya.

Peluang Deltras Belum Berbuah Kemenangan

Menurut Leonard, perubahan pendekatan permainan membantu Deltras menciptakan sejumlah peluang. Namun, beberapa kesempatan belum berhasil dikonversi menjadi gol.

Ia menyoroti peluang yang didapat penyerang Hasan, termasuk kesempatan pada menit-menit akhir ketika skor sudah imbang 2-2.

“Terutama ketika tadi menit-menit akhir ketika skor 2 sama, Hasan dapat peluang bersih di depan gawang,” kata Leonard.

Meski demikian, ia mengapresiasi perjuangan para pemain yang terus berusaha hingga pertandingan berakhir.

Pemain Deltras, Nathan, juga menilai hasil imbang tersebut patut disyukuri. Ia menyebut kerja keras dan kekompakan tim menjadi faktor penting untuk menyamakan kedudukan setelah sempat tertinggal.

“Karena kita sempat tertinggal 2-1, karena kerja keras dan kekompakan tim yang bisa menyamakan kedudukan,” ujar Nathan.

Ia menambahkan, tim akan segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya.

Persaingan Papan Atas Semakin Ketat

Leonard menilai persaingan di papan atas Grup B masih terbuka. Ia menyebut sejumlah tim memiliki target besar sehingga Deltras perlu terus memperbaiki permainan untuk mempertahankan posisi teratas.

Menurutnya, persaingan poin yang semakin ketat menuntut tim meningkatkan persiapan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

“Kita juga harus semakin bersiap dan semakin berusaha lebih untuk bisa mempertahankan posisi kita di nomor satu,” katanya.

Leonard juga menyampaikan bahwa kondisi pemain bernama Kher masih perlu diperiksa lebih lanjut setelah mengalami masalah dalam pertandingan tersebut. Ia berharap cedera yang dialami pemainnya tidak serius.

Hasil imbang di Solo membuat Deltras tetap berada di puncak Grup B dengan 15 poin, hanya unggul satu poin atas Kendal Tornado FC. Persaingan kedua tim pun masih terbuka seiring berjalannya kompetisi. (*)

Pewarta: Syaiful Bahri
Editor: sapajatim

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - LIFESTYLE