SAPAJATIM
NEWS

Bank Jatim Kawal 30 UKM Tembus Pasar Global, Kesepakatan Ekspor Capai Rp80 Miliar

sapajatim · 21 Oktober 2026 16:57 WIB
Bank Jatim Kawal 30 UKM Tembus Pasar Global, Kesepakatan Ekspor Capai Rp80 Miliar
Bank Jatim memfasilitasi 30 UKM binaan dalam Trade Expo Indonesia 2026 dengan kesepakatan ekspor USD 5,09 juta (Dok. Kominfo Jatim)

Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memfasilitasi 30 UKM binaan dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 hingga membukukan kesepakatan ekspor senilai USD 5,09 juta atau setara lebih dari Rp80 miliar.

Pameran perdagangan internasional tersebut berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City. Capaian ini menjadi bagian dari upaya Bank Jatim memperluas pasar internasional bagi produk unggulan Jawa Timur.

Kehadiran Bank Jatim dalam ajang tersebut dikawal Direktur Menengah, Korporasi, dan Kelembagaan Bank Jatim, Arif Suhirman, bersama VP International Banking Bank Jatim, Hening Tri Ujianti.

TEI merupakan pameran perdagangan internasional berbasis business-to-business (B2B) yang diinisiasi Kementerian Perdagangan RI. Pada penyelenggaraan ke-41, ajang ini mengusung tema The Ultimate Hub for Global Sourcing.

30 UKM Binaan Tampilkan Produk Unggulan

Direktur Menengah, Korporasi, dan Kelembagaan Bank Jatim, Arif Suhirman, menjelaskan bahwa 30 UKM yang mengikuti TEI 2026 telah melalui proses kurasi. Sebagian besar merupakan peserta program Jatim Export Trade Assistance (JXTA) dan Export Coaching Program (ECP).

"Puluhan UKM tersebut menempati dua area pameran utama. Sebanyak 26 UKM dari sektor furnitur, dekorasi rumah, kerajinan, manufaktur, batik, hingga komoditas industri berada di Main Hall TEI. Sementara itu, empat UKM sektor makanan dan minuman olahan khas Jawa Timur unjuk gigi di area Pangan Nusa Expo," terang Arif dalam keterangan tertulisnya, Rabu 21 Oktober 2026.

Arif mengatakan capaian kesepakatan ekspor senilai USD 5,09 juta merupakan hasil pendampingan berkelanjutan. Proses tersebut mencakup business pitching, penguatan kapasitas usaha, hingga business matching dengan calon mitra global.

"Kesiapan UKM untuk memasuki pasar internasional tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga kemampuan memahami kebutuhan pasar, membangun jejaring, serta memenuhi standar perdagangan global. Keikutsertaan di TEI 2026 menjadi modal penting untuk mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan," jelas Arif.

Bank Jatim Raih Penghargaan dari Kemendag

Dukungan Bank Jatim terhadap UKM berorientasi ekspor mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Kementerian Perdagangan RI melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menganugerahkan penghargaan Mitra Strategis Program Pendampingan Ekspor kepada Bank Jatim.

Selain menerima penghargaan, Bank Jatim dipercaya menjadi narasumber dalam dua sesi diskusi utama pameran, yakni Mitra Strategis Pendampingan Ekspor dan Akselerasi UKM Pangan Go International.

Melalui kedua forum tersebut, Bank Jatim membagikan praktik dan strategi pendampingan agar UKM mampu bersaing di pasar internasional.

"Ke depan, Bank Jatim akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk memperkokoh ekosistem ekspor. Kami berharap makin banyak UKM asal Jawa Timur yang naik kelas, meningkatkan kualitas produknya, dan berdaya saing global," pungkas Arif. (*)

Pewarta: Firman Dwi Ardiansyah
Editor: sapajatim

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - NEWS