Breaking News

Penyidik Dalami Arisan Get Menurun, Penyanyi Sekaligus Influencer SG Segera Dipanggil

TRENGGALEK, sapajatim.com – Satreskrim Polres Trenggalek terus mendalami dugaan penggelapan pengelolaan uang arisan get menurun yang menyeret terlapor NV. Terbaru, penyidik memastikan akan memanggil penyanyi sekaligus influencer berinisial SG yang diketahui turut mempromosikan arisan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro, mengatakan hingga saat ini pihaknya telah menerima enam aduan masyarakat terkait kasus tersebut, terdiri dari tiga laporan polisi dan tiga pengaduan dengan terlapor yang sama.
“Langkah selanjutnya kami lakukan penyelidikan. Kami akan melakukan klarifikasi terhadap pelapor, saksi, dan seluruh peserta arisan,” kata Eko.
Menurut Eko, pemanggilan terhadap SG dilakukan untuk mendalami peran pihak-pihak yang terlibat dalam promosi arisan get menurun yang telah berjalan bertahun-tahun dan memiliki anggota cukup banyak.
“Semua akan kami panggil, termasuk yang mempromosikan. Terlapor juga akan kami mintai keterangan untuk menentukan ada tidaknya unsur tindak pidana,” tegasnya.
Sementara itu, kuasa hukum pelapor, Bambang Purwanto, menyebut jumlah korban berpotensi terus bertambah. Saat ini sedikitnya 10 peserta arisan telah menyerahkan kuasa hukum untuk melaporkan dugaan kerugian serupa.
“Korban lainnya masih mengumpulkan bukti pendukung agar laporan yang kami ajukan valid secara hukum,” ujar Bambang.
Kerugian yang dialami para pelapor bervariasi, dengan rata-rata mencapai Rp 80 juta per orang. Kerugian tersebut berasal dari dana arisan get yang tidak kunjung dicairkan serta kerugian dari mekanisme lelang pencairan arisan.
Bambang menambahkan, total dana arisan yang diduga telah dikelola NV mencapai lebih dari Rp 1,5 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 800 juta diantaranya sudah jatuh tempo namun belum dibayarkan kepada peserta.
“Yang sudah jatuh tempo saja nilainya sekitar Rp 800 juta. Sementara yang belum jatuh tempo dan dikhawatirkan tidak dibayarkan juga cukup banyak,” jelasnya.
Modus yang digunakan terlapor yakni mengelola arisan model get menurun disertai lelang urutan pencairan. Namun saat giliran sejumlah peserta menerima dana, terlapor justru menghilang dan sulit dihubungi.
Kasus ini masih terus bergulir. Penyidik memastikan akan menuntaskan pendalaman, termasuk menelusuri peran promotor arisan, guna memastikan kejelasan tanggung jawab hukum dalam perkara arisan get menurun tersebut.(Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *