Breaking News

Angin Kencang Terjang Trenggalek, Pohon Tumbang hingga Tower Roboh

TRENGGALEK, sapajatim.con – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek, Sabtu (24/1/2026). Dampaknya, berbagai kejadian bencana terjadi hampir bersamaan, mulai dari pohon tumbang, tower telekomunikasi roboh, hingga puluhan rumah warga mengalami kerusakan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek mencatat, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Durenan, Bendungan, Gandusari, dan Tugu. Angin kencang mulai terjadi sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung secara sporadis di beberapa titik.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, St. Triadi Atmono, mengatakan angin kencang menyebabkan gangguan serius pada aktivitas masyarakat, terutama di jalur lalu lintas dan permukiman warga.

“Angin kencang terjadi hampir bersamaan di beberapa kecamatan. Dampaknya cukup signifikan, mulai dari pohon tumbang menutup jalan, kerusakan rumah warga, hingga tower telekomunikasi roboh,” ujar Triadi.

Di Kecamatan Durenan, pohon trembesi berdiameter sekitar satu meter dengan tinggi kurang lebih 20 meter tumbang pada pukul 10.40 WIB. Pohon tersebut menimpa sebuah truk dan sepeda motor serta memutus kabel listrik. Seorang pengendara sepeda motor, Saiful Amin, mengalami sesak napas akibat benturan dan harus mendapatkan perawatan di Puskesmas Durenan.

Sementara di Kecamatan Bendungan, sebuah tower Telkom setinggi sekitar 42 meter roboh dan menimpa dapur serta kandang sapi milik warga Desa Botoputih. Selain itu, pohon tumbang juga dilaporkan melintang di sejumlah akses jalan desa, termasuk di Desa Depok, Dompyong, dan Surenlor. BPBD juga mencatat 40 rumah warga di Desa Sumurup mengalami kerusakan atap akibat terjangan angin kencang.

Di Kecamatan Gandusari, pohon trembesi tumbang dan melintang di Jalan Raya Gandusari–Kedunglurah, Desa Krandegan, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas. Sedangkan di Kecamatan Tugu, pohon sono dan pohon jowar tumbang di dua lokasi berbeda. Salah satunya terjadi di Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo KM 7,5, Desa Gondang, yang mengakibatkan tiang lampu jalan, kabel telepon, serta satu unit kendaraan pick up mengalami kerusakan.

Triadi menegaskan, BPBD Trenggalek bersama tim reaksi cepat (TRC) multisektor, TNI, Polri, serta dibantu warga setempat langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian.

“Tim langsung bergerak melakukan pembersihan pohon tumbang dan pengamanan lokasi agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah maupun melintas di jalur yang rawan pohon tumbang.

“Kami mengingatkan masyarakat agar berhati-hati. Cuaca ekstrem berupa angin kencang masih berpotensi terjadi secara tiba-tiba,” pungkas mantan Kasatpol PPK Trenggalek ini. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *