Breaking News

Jadi Usulan Terbanyak Saat Reses, Murkam Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur

Bukan Soal Kenyamanan Tapi Penggerak Roda Ekonomi Masyarakat

Trenggalek, sapajartim. com– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek dari fraksi PKB kembali menggelar reses pada masa sidang ke -2 tahun 2025 Selasa (28/01/2025). Kali ini anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Watulimo dan Kampak tersebut melaksanakan reses di Aula Madin Al Atiq, Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo.
Tercatat sedikitnya ada 75 warga yang hadir. Dari warga yang hadir, keluhan soal infrastruktur mendominasi. Jalan kabupaten hingga lingkungan desa yang rusak, jembatan yang butuh perbaikan, hingga drainase yang tak lagi mampu mengalirkan air. Semua itu berdampak langsung pada ekonomi warga.
“Kami harus memperjuangkan ini. Saya pastikan akan meneruskan keluhan warga ke pemerintah,” tegas Murkam, yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Trenggalek.
Itu perlu dilakukan karena Murkam paham, infrastruktur bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga roda pergerakan ekonomi lokal.
“Kalau jalan rusak, biaya transportasi naik, harga barang ikut terdongkrak, pastinya usaha kecil makin terhimpit.”
Selain infrastruktur, warga juga menyampaikan aspirasi soal pertanian, peternakan, perikanan, UMKM, hingga jaminan sosial bagi tokoh masyarakat dan agama. Tapi tetap, jalan dan jembatan yang rusak menjadi sorotan utama.
“Infrastruktur bukan sekadar proyek, tapi investasi jangka panjang untuk ekonomi rakyat. Sebab, tanpa jalan yang layak, kesejahteraan hanya jadi rencana tanpa tujuan, makanya usulan ini akan saya perjuangkan secara maksimal,” Jelasnya.
Sementara itu Kepala Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Mulayni menyambut antusias kegiatan reses yang dilakukan Anggota DPRD Trenggalek dari fraksi PKB Murkam tersebut. Dia mengaku bagi warga Desa Dukuh, jalan bukan sekadar aspal dan batu. Itu urat nadi ekonomi. Tapi yang mereka hadapi hari ini adalah lubang menganga, jembatan rapuh, dan drainase yang tak lagi berfungsi.
“Kami di desa ini hidup dari pertanian dan perdagangan kecil. Tapi kalau jalan rusak, akses sulit, harga naik, hasil panen terlambat sampai pasar. Semoga aspirasi kami ke wakil rakyat ini bisa disampaikan ke Pemkab agar infrastruktur sini segera diperbaiki,” harapnya.(Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *